June 19, 2024

6 Museum Populer di Swiss Bagi Para Pecinta Seni dan Sejarah

Swiss sebuah negara yang terletak di pusat Eropa telah lama menjadi salah satu destinasi wisata terbaik di dunia. Terkenal dengan adanya keindahan alamnya yang menakjubkan keberagaman budayanya serta kualitas hidup yang begitu tinggi.

Ada berbagai museum populer di Swiss yang menarik dijadikan tujuan wisata edukasi. Anda bisa mengajak anggota keluarga khususnya anak-anak untuk mengenal berbagai seni peninggalan masa lalu.

Eropa menjadi daya tarik tersendiri bagi pelancong dari berbagai penjuru dunia. Salah satunya karena maha karya seni yang sangat dijaga. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya bangunan museum seperti yang akan kami bahas di bawah ini.

6 Museum Populer di Swiss

Tema liburan edukasi sejarah dan seni bisa jadi alternatif supaya tidak bosan dengan kebiasaan Anda. Di bawah ini adalah 6 contoh museum populer yang ada di Swiss untuk dikunjungi bersama anggota keluarga.

  1. Museum Seni Rupa Bern, Kunstmuseum BernMuseum populer di Swiss yang pertama ada di Bern yaitu Kunstmuseum atau museum seni rupa. Berdiri pada tahun 1879 di Bern, dan merupakan museum seni tertua dengan koleksi permanen.

    Kepemilikan yang berlangsung sejak zaman Abad Pertengahan ini menampung karya seni dari seniman dunia. Diantaranya yaitu Pablo Picasso, Ricco Wassmer, Ferdinand Hodler, Paul Klee, Meret Oppenheim, dan Adolf Wolfli.

    Lebih dari 3.000 karya seni berupa lukisan dan pahatan. Sementara sebanyak 48.000 lainnya berupa gambar, foto, cetakan, video, dan film. Ribuan karya seni ini menjadi rumah belajar mengesankan bagi para pecinta seni.

  2. Museum Collection de l’Art BrutKonsep Art Brut yang diterapkan pada museum ini sangat unik dan antimainstrem. Dimana seniman bisa berasal dari kalangan mana saja. Seniman ini secara alami dan otodidak justru mampu melahirkan karya orisinil serta subversive.

    Salah satu museum populer di Swiss ini dianggap sebagai titik acuan bersejarah oleh seluruh dunia. Sebanyak kurang lebih 40.000 pengunjung datang untuk menikmati hasil karya yang saat ini jumlah nya mencapai 70.000 buah.

  3. Musée D’Art Et D’HistoireMusée d’Art et d’Histoire berada di Les Tranchées, pusat kota Jenewa, Swiss. Pembangunannya oleh oleh arsitek kenamaan dunia Marc Camoletti pada 1903 dan 1910. Pembiayaannya sendiri berasal dari warisan bankir Charles Galland.

    Gedung ini memiliki empat lantai, berbentuk persegi dengan panjang sisi 60 meter. Terdapat lentera atap pada lantai paling atas, dengan luas ruang pameran sebesar 7.000 m².

    Fasad bangunan museum populer di Swiss ini berhias patung karya Paul Amlehn. Yaitu alegori seni yang dipasang pada atap pelana segitiga tepat di atas pintu masuk. Kemudian ada juga dua alegori mengenai arkeologi dan seni terapan pada sudut kiri kanan bangunan.

    Dekorasi pada bagian atas memuat nama seniman terkenal Jenewa, Swiss. Diantaranya ada nama Dassier, Agasse, Töpffer, Liotard, Baud-Bovy, Saint-Ours, Calame, Diday, Menn, Petitot, Arlaud dan Pradier.

    Musée d’Art et d’Histoire menjadi kepala dari asosiasi semua museum seni dan sejarah kota Jenewa. Museum yang masuk di bawah asosiasi ini diantaranya Cabinet des Estampes, Musée Rath, Maison Tavel, Musée Ariana, dan Musée de l’Horlogerie et de l’ Émaillerie.

  4. Zentrum Paul Klee (Paul Klee Center)Zentrum Paul Klee didedikasikan untuk Paul Klee, yang dirancang oleh arsitek Italia Renzo Piano. Sekitar 40 persen dari keseluruhan karya didalamnya memuat gambar Paul Klee.

    Pada tahun 1997, menantu perempuan Paul Klee bernama Livia Klee-Meyer menyumbang 690 karya warisan ke kota Bern. Karya dan dokumen tambahan ini berkontribusi menciptakan koleksi seniman yang sangat besar.

    Pada tahun 1998 dilakukan pembangunan situs Schöngrün yaitu pinggiran timur kota. Proyek pembangunan ini fungsinya untuk menampung karya lainnya yang bisa dinikmati oleh pengunjung dari seluruh penjuru dunia.

  5. LAC Lugano Arte e CulturaLugano Arte e Cultura (LAC) merupakan pusat kebudayaan multifungsi untuk musik, seni visual dan pertunjukan di Lugano, Swiss. Salah satu museum populer di Swiss ini menampung Museo d’Arte della Svizzera Italiana serta menyelenggarakan berbagai acara.

    Acara penting yang biasa terselenggara adalah “Lugano InScena” dan “LuganoMusica”. Keduanya bisa Anda nikmati saat berkunjung ke museum ini. Pusat LAC sendiri dibangun oleh seorang eksponen sekolah Arsitektur Ticino bernama Ivano Gianola.

    Bangunan dengan total volume sebesar 180.000 m3 ini akan menyambut pengunjung di aula seluas 650 m3. Pusat kebudayaan ini juga menghadap langsung ke danau Lugano dengan Auditorium teater serta konser seluas 800 m2 yang menampung 1000 orang.

  6. Musée Cantonal des Beaux-ArtsMuseum populer di Swiss keenam yang memanjakan para pecinta seni adalah Musée Cantonal des Beaux-Arts.

    Bangunan setinggi tiga lantai ini dihubungkan oleh ruang kosong serambi. Lantai dasar berisi semua koleksi seperti foyer, toko buku, restoran, auditorium dan galeri. Lantai berikutnya pada kedua sisi serambi terdapat ruang pameran.

    Lantai paling atas diterangi secara alami dari gudang modular yang dirancang khusus untuk menyaring serta mengatur cahaya matahari. Bangunan sudah menggunakan konsep modern yang terkontrol dan bernilai seni.

Selain menikmati koleksi seni, setiap bangunan menampilkan konsep berbeda. Belum lagi lingkungan sekitar seperti taman dan area terbuka lainnya. Pastinya jadi pelengkap dokumentasi selama mengeksplor museum populer di Swiss.