June 18, 2024

4 Jenis Obat Asam Lambung dan Cara Mengatasinya Sebelumnya!

Ketika asam dalam lambung naik ke atas akan membuat rasa sakit yang luar biasa. Sehingga penggunaan jenis obat asam lambung sesuai penyebab akan menjadi keharusan. Hanya saja tidak semua orang tahu jenis-jenis obatnya.

Hal ini membuat banyak orang memutuskan untuk membeli obat di apotek secara asal-asalan. Dampaknya jelas saja tidak akan membuat perut jadi mendingan, malah mungkin akan memperparah gejala karena tidak mengobati sesuai apa penyebabnya.

4 Jenis Obat Asam Lambung dan Cara Mengatasi Sebelumnya

Tidak selalu Anda harus menurunkan produksi asam dalam perut untuk menyembuhkan diri, sebab kondisi setiap orang bisa berbeda-beda satu sama lainnya. Maka dari itu, untuk lebih bisa tepat dalam membeli obat di apotek baik dengan atau tanpa resep dokter, Kami berikan penjelasan lengkapnya di bawah.

1. Antasida

Bukan merupakan merek dari suatu obat untuk mag, melainkan merupakan jenis obat asam lambung dengan fungsi untuk menetralkan keasaman di dalamnya. Biasanya untuk pembelian bisa langsung bebas dibeli tanpa perlu resep dokter sama sekali, jadi tergolong pada obat generic yang dapat diperjual belikan secara bebas. Tersedia dalam bentuk cair dan tablet, hanya saja untuk penggunaan tidak boleh dalam jangka waktu panjang.

Hanya sebagai penolong saat gejala kambuh dan menyerang. Jadi tidak boleh Anda konsumsi setiap hari karena memiliki efek samping dan bisa dengan mudah Anda temukan juga pada warung kelontong dekat rumah. Untuk efek samping yang bisa timbul akibatnya, tidak lain adalah kembung, susah bab, kadar magnesium meningkat dan mungkin saja bisa diare.

2. Anatagonis H2

Memiliki nama yang terlihat buruk bukan, tapi tenang saja karena dengan jenis obat asam lambung ini akan membuat Anda jauh lebih mendingan. Sebab Antagonis h2 atau histamin 2 blocker memiliki fungsi untuk menurunkan produksi asam dalam lambung tidak hanya satu jam saja, melainkan 12 jam.

Dengan begini ketika memang produksi sedang meningkat karena stres atau pikiran, bisa tetap enak kondisi perut dengan bantuan histamin 2 blocker tersebut. Berdasarkan kegunaannya yang terbilang butuh pertimbangan, jelas Anda butuh resep dokter untuk membelinya di apotek terdekat. Tujuannya agar bisa obati gejala serta mengurangi efek samping yang bisa saja terjadi seperti sakit kepala, ruam kulit, diare, dan gangguan irama pada jantung.

3. Penghambat pompa proton

Sebenarnya konsepnya hampir sama dengan histamin 2 blocker, hanya saja jenis obat asam lambung ini lebih ke menghentikan pompa proton untuk bekerja lebih banyak dalam beberapa saat. Tujuannya untuk membuat produksi asam dalam lambung tertekan dan membuat tubuh jadi lebih mendingan. Hanya saja konsumsinya tidak boleh Anda lakukan secara sembarangan.

Butuh resep dari dokter agar takarannya pas, untuk apa saja contohnya sudah pasti sebagian dari Anda mengenalnya, Omeprazole dan Lansoprazole merupakan contohnya. Efek samping yang akan terjadi sama persis seperti jenis sebelumnya, hanya saja jika terus Anda konsumsi dalam jangka waktu panjang. Ada kemungkinan untuk terjadi anemia atau kekurangan darah, makanya selalu konsultasikan dengan dokter agar dapat mengetahui takaran pas sesuai diagnosis.

4. Prokinetik

Merupakan jenis obat asam lambung yang paling berguna jika kondisi yang Anda alami sudah mengarah ke GERD atau naik ke kerongkongan dan dada. Hal ini jadi sangat penting karena jika sudah terjadi GERD maka ada kemungkinan untuk terjadi sesak nafas, dan kemungkinan terburuknya adalah meninggal dunia. Dengan begitu penggunaan prokinetik memiliki peran penting dalam mengobati asam lambung.

Sebab fungsi utamanya adalah membuat asam di dalam lambung kosong lebih cepat. Alhasil asam di dalam lambung tidak akan mungkin naik ke kerongkongan maupun dada, alhasil tidak akan sesak nafas, kembung, mual, dan juga muntah. Untuk mendapatkannya Anda harus mengunjungi dokter terdekat untuk mendapatkan resepnya, beberapa obat prokinetik seperti Domperidone dan Metoclopramide.

5. Sebelum Konsumsi Jenis Obat Asam Lambung

Sebelum konsumsi obat-obat sesuai penyebabnya, ada beberapa cara lain yang kemungkinan kecil akan membantu untuk meredakan gejala serta mengurangi frekuensi kambuh. Tentu ini akan menjadi langkah sepele yang jauh lebih berguna dari pada hanya mengandalkan jenis obat asam lambung saja, adapun cara-cara lainnya sebagai berikut.

  • Hindari makanan dan minuman pemicu asam dalam lambung meningkat, seperti pedas, coklat, mint, bawang, dan juga kafein pada kopi
  • Konsumsi makanan secara lebih sering dan dalam porsi yang sedikit
  • Sesudah makan tidak boleh langsung rebahan, sebaiknya duduk-duduk santai beberapa jam sebelum rebahan
  • Memakai bantal agar posisi tidur lebih tinggi kepala, tujuannya agar tidak memuat asam dalam lambung mudah naik ke atas
  • Memakai celana yang kedodoran agar tidak ada tekanan di dalam perut
  • Merokok dan mengonsumsi alkohol bukan pilihan bagus, sebaknya kurangi dan bila bisa hentikan kebiasaan tersebut

Jadi dengan melakukan beberapa langkah sepele tersebut, meski tidak akan menyembuhkan langsung. Tapi setidaknya Anda tidak harus selalu konsumsi jenis obat asam lambung terlalu sering.